Skip to main content

follow us

Narkoba? Jangan coba - coba!

Begitulah slogan yang sering kita baca di sekitar lingkungan kita, terutama di lingkungan pendidikan dan tempat umum.

Nah, pada kesempatan ini kita akan belajar bersama tentang materi Narkoba, Obat Psikotropika, dan Zat Adiktif lain beserta contoh gangguan - gangguan akibat penyalahgunaannya.

Siapkan pikiran yang tenng dan carilah tempat duduk yang nyaman untuk membaca ringkasan materi berikut ini. 😁



A. Narkoba

Tahukah Anda, apakah yang dimaksud dengan narkoba?

Narkoba adalah zat atau obat yang dapat memberi manfaat dalam bidang kedokteran.

Namun, seringkali kita lihat narkoba disalahgunakan sehingga menimbulkan gangguan dan efek negatif bagi kesehatan.

Narkoba bersifat adiksi (menyebabkan ketagihan) sehingga pemakai sulit untuk menghentikan penggunaannya dan lepas kendali diri.

Selain hal tersebut, zat adiktif golongan narkoba dapat mengakibatkan perubahan atau penurunan kesadaran serta hilangnya rasa nyeri.

Berikut ini adalah beberapa jenis narkoba yang sering disalahgunakan, antara lain Ganja, Opium, dan Kokain.


1). Ganja
Ganja dapat dibuat dari daun, bunga, ranting muda, dan biji dari tanaman Marijuana (mariyuana) dengan nama ilmiah Cannabis sativa.

Zat aktif yang terdapat di dalam Ganja adalah Tetra Hydro Cannabiol (THC).

Ganja seringkali disalahgunakan dalam bentuk daun kering, yang biasanya dicampur dengan tembakau untuk rokok, dan bisa juga dibakar sebagai rokok kemudian dihisap asapnya.

Penyalahgunaan Ganja dpat mengakibatkan mata kemerahan, suka bicara dan tertawa sendiri, lemah, pengendalian diri menurun, susah tidur serta mengakibatkan halusinasi.


2). Opium
Opium disebut juga Candu yang berasal dari getah buah mentah Pappaver somniferum.

Opium mengandung beberapa senyawa aktif yang menyebabkan ketergantungan dan merusak kesehatan tubuh.

Beberapa zat Narkotika yang terdapat di dalam Opium antara lain Morfin, Heroin, dan Kodein.


a). Morfin
Morfin adalah zat adiktif berupa serbuk berwarna putih, bisa juga berupa tablet.

Morfin dapat menghilangkan rasa nyeri maupun sakit (analgesik) pada penderita kanker.


b). Heroin
Heroin merupakan senyawa hasil sintesis Morfin, yang dikenal juga dengan istilah Putau dalam bentuk serbuk atau puyer yang tekstur dan warnanya mirip tepung terigu.

Heroin memiliki efek menghilangkan rasa sakit yang lebih kuat dibandingkan Morfin.


c). Kodein
Kodein beredar biasanya dalam bentuk serbuk maupun tablet berwarna putih.

Dalam bidang kedokteran, Kodein dapat digunakan sebagai Antitusif (obat batuk) dan Analgesik (penghilang rasa nyeri) lemah.


3). Kokain
Kokain merupakan zat adiktif yang berasal dari daun tanaman Coca dengan nama ilmiah Erythroxylum coca.

Kandungan zat adiktif pada Kokain bersifat Anestetik, yaitu dapat digunakan sebagai pembius dan efek merangsang jaringan saraf pusat.

Pemakaian Kokain dapat menimbulkan efek seperti perasaan gembira yang berlebihan, gejala tekanan darah dan detak jantung meningkat, demam, mual, serta berat badan menurun drastis.


B. Obat Psikotropika

Obat Psikotropika merupakan zat adiktif yang dapat mengakibatkan perubahan mental dan tingkah laku.

Contoh Psikotropika yaitu Ekstasi dan Shabu - shabu.

1). Ekstasi
Merupakan senyawa turunan Amfetamin yang berbentuk serbuk berwarna putih kekuningan. Ekstasi dibuat dalam bentuk tablet dengan bermacam bentuk.

Penyalahgunaan Ekstasi mengakibatkan rasa gembira, banyak bicara, jantung berdetak kencang, tidak mudah lelah, tekanan darah menurun dan menimbulkan halusinasi.

2). Shabu - shabu
Merupakan zat adiktif berbentuk serbuk mengkilap dan berkristal menyerupai garam dapur.

Shabu - shabu dihasilkan dari pengolahan Amfetamin yang dicampur dengan obat Psikotropika.

Penyalahgunaan Shabu - shabu mengakibatkan gejala yang sama dengan Ekstasi.


C. Zat Adiktif Lain

Zat adiktif lain yang dimaksud dalam hal ini ada empat macam, yaitu Rokok, Minuman beralkohol, Inhalansia, dan Solvent.


1). Rokok
Rokok memiliki dua bahan utama yang bisa jadi sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, yang berupa Nikotin dan TAR.

a). Nikotin
Nikotin adalah senyawa kimia yang terdapat pada daun Tembakau.

Konsumsi Nikotin dapat mempengaruhi tubuh seperti menaikkan tekanan darah, mempercepat denyut jantung, menghambat informasi rangsang saraf, dan mengganggu sistem pernapasan.

b). TAR
tar merupakan zat kimia yang bersifat Karsinogenik (memicu timbulnya Kanker), yang dapat mengakibatkan iritasi paru - paru.


2). Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol seperti berbagai jenis Bir, mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan yang mengonsumsinya, seperti mengganggu koordinasi motorik, kemunduran kesadaran dan daya ingat, serta mengakibatkan sirosis (kerusakan) hati dan jantung.


3). Inhalansia dan Solvent
Inhalansia dan Solvent merupakan Gas atau zat cair yng mudah menguap, seperti Lem, Aseton, Tipe-X (jenis penghapus), Tiner, dan Bensin.

Penyalahgunaan kedua senyawa tersebut dapat mengakibatkan kerusakan organ - organ vital tubuh seperti otak, jantung, paru - paru, hati, dan ginjal yang diiringi rasa pusing, mual, dan mutah.
Jenis - jenis Narkoba, Obat Psikotropika, dan Zat Adiktif Lain Beserta Gangguan Organ Akibat Penyalahgunaannya



4. Berbagai Gangguan Tubuh Akibat Penyalahgunaan Narkoba

1). Amfetamin
Mengakibatkan lesu, stress, detak jantung cepat, tidak mampu berelaksasi, dan impoten.

2). Ganja
Menyebabkan insomnia (sukar tidur), lemah ingatan, dan kebodohan.

3). Heroin
Mengakibatkan rasa sakit yang hebat, otot mengeras, fisik lemah, hilang nafsu makan, insomnia, dihantui mimpi buruk, dan menyebabkan impoten.

4). Kokain
Mengakibatkan pemborokan selaput lendir hidung dan tembusnya dinding kedua cuping hidung.

5). Morfin
Mengakibatkan pendarahan hidung, mulut kering, frustasi pada pusat pernapasan, dan koma.

6). Opium
Mengakibatkan nafsu makan menurun, otot layu, dan kedua mata mengalami Sianosis.
Copyright by
Materikelasipa.net

Comment Policy: Silakan berkomentar sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info