Skip to main content

follow us

Apakah yang dimaksud Ganggang biru (Cyanophyta/ Cyanobacteria) ? Bagaimana karakteristik yang dimiliki Cyanophyta/ Cyanobacteria?

Mari kita pelajari bersama ulasan tentang Ganggang biru/ Ganggang Hijau biru (Cyanophyta/ Cyanobacteria) pada artikel berikut.

Sebenarnya, istilah Ganggang Biru (Cyanophyta) dengan Ganggang Hijau biru (Cyanobacteria) adalah sama, hanya pada sistem penggunaan klasifikasinya saja yang menjadi sedikit pembeda.

Cyanophyta (Ganggang biru) yang sebelumnya menurut sistem klasifikasi 5 Kingdom masuk pada Filum dari Kingdom Monera.

Maka untuk saat ini yang merujuk pada sistem klasifikasi terbaru, Cyanophyta (Ganggang biru) masuk pada Filum Domain Bacteria menjadi Cyanobacteria (Ganggang Hijau biru).

Jadi tidak terjadi perbedaan karakteristik maupun ciri - cirinya, karena organisme yang dimaksud adalah sama, hanya berpindah tatanan klasifikasinya menurut sistem klasifikasi yang terbaru.

Klasifikasi, Ciri - ciri, Cara Reproduksi, dan Contoh Ganggang Hijau biru



A. Klasifikasi

Ganggang Hijau biru (Cyanobacteria) dibagi menjadi 2 kelompok besar berdasarkan sel penyusunnya.
Terdapat golongan Cyanobacteria yang bersel satu (Uniseluler) dan golongan Cyanobacteria yang bersel banyak (Multiseluler), yang membentuk koloni dan berbentuk untaian.


B. Ciri - ciri

Ganggang Hijau biru memiliki struktur tubuh yang masih sederhana, berwarna hijau kebiruan, mengandung klorofil a yang bersifat Autotrof dan juga memiliki pigmen biru (Fikosianin).


C. Cara Reproduksi Ganggang Hijau biru (Cyanobacteria)

Golongan Ganggang Hijau biru sebagian besar berkembangbiak dengan pembelahan sel.

Selain itu, Cyanobacteria juga dapat berkembangbiak dengan cara fragmentasi.

Fragmentasi merupakan cara perkembangbiakan vegetatif dengan memutuskan salah satu bagian tubuh organisme tersebut, kemudian fragmen - fragmen hasil pembelahan akan menjadi individu baru yang dapat tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

Pembelahan sel terjadi pada Ganggang Hijau biru yang bersel satu (Uniseluler), sedangkan fragmentasi terjadi pada Cyanobacteria yang berbentuk filamen.


D. Contoh Ganggang Hijau biru yang menguntungkan dan merugikan

Contoh dari beberapa golongan Cyanobacteria (Ganggang Hijau biru) yang menguntungkan adalah Gleocapsa, Nostoc, dan Anabaena yang dapat menangkap Nitrogen dari udara bebas.

Sedangkan beberapa contoh golongan Cyanobacteria yang merugikan antara lain : Anabaena flosaquae dan Mycrocytis yangvdapat menyebabkan kematian makhluk hidup dalam air. Adapula golongan ganggang hijau biru yang hidup menempel di tembok atau batu, dapat menyebabkan pelapukan.


Contoh lain dari Cyanobacteria berdasarkan penyusun selnya adalah Chlorococcus, Gleocapsa, Oscillatoria, Tolypothrix, Merismopedia, dan Gloetrichia.

Terakhir diperbarui : 31 Oktober 2018

Comment Policy: Silakan berkomentar sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info