Kisi - kisi UN dan USBN 2019 Tingkat SMP-SMA
3 Faktor Terjadinya Induksi Elektromagnetik dan yang Mempengaruhi GGL Induksi

3 Faktor Terjadinya Induksi Elektromagnetik dan yang Mempengaruhi GGL Induksi

3 Faktor Terjadinya Induksi Elektromagnetik dan yang Mempengaruhi GGL Induksi

Induksi elektromagnetik adalah terjadinya perubahan jumlah garis - garis gaya magnet (kekuatan medan magnet) pada kumparan.

Perubahan medan magnet dalam kumparan menimbulkan GGL pada ujung - ujung kumparan, yang mana GGL hasil induksi elektromagnet ini disebut GGL Induksi.

Suatu induksi elektromagnet dapat terjadi apabila mengalami 3 sebab berikut:

Faktor - faktor GGL Induksi Elektromagnetik
Faktor - faktor GGL Induksi Elektromagnetik



1#. Arus Listrik Searah (DC)

Maksudnya, arus listrik searah yang disambung - putus dengan cepat pada kumparan primer didekat kumparan sekunder.

Tahukah kalian perbedaan kumparan primer dan sekunder? Kumparan Primer yaitu lilitan kawat yang berhubungan langsung dengan sumber tegangan. Sedangkan Kumparan Sekunder yaitu lilitan kawat yang menghasilkan GGL induksi baru.


Sesaat ketika saklar ditutup, arus listrik menyebabkan timbulnya medan magnet, sehingga perubahan medan magnet yang sesaat tersebut menyebabkan terjadinya GGL pada kumparan sekunder.

Contoh alat elektronik yang mengaplikasikan prinsip sambung - putus arus listrik searah ini adalah induktor Rumkorf, sebagai alat pengapian pada mobil atau sepeda motor.



2#. Arus Listrik Bolak - balik (AC)

Arus listrik bolak - balik yang dimaksud adalah adalah apabila telah dialirkan pada kumparan primer, yang selanjutnya pada kumparan primer terjadi perubahan medan magnet secara terus menerus.

Apabila kumparan sekunder dililitkan pada inti yang sama dengan kumparan primer akan mengalami perubahan garis - garis gaya magnet. Akibatnya pada ujung - ujung kumparan sekunder akan timbul GGL.

Contoh alat elektronik yang mengaplikasikan prinsip ini adalah transformator (trafo).



3#. Kutub Magnet Bergerak Keluar - Masuk Kumparan

Kutub magnet yang bergerak masuk - keluar atau mendekat - menjauh terhadap kumparan, maka jumlah garis - garis gaya magnet yang dihasilkan akan memotong kumparan secara berubah - ubah.

Perubahan jumlah garis gaya medan magnet akan menyebabkan tegangan pada ujung - ujung kumparan. Sehingga jarum Galvanometer bergerak ke arah kiri dan kanan.

Induksi elektromagnet bisa juga terjadi apabila magnet berputar di dekat kumparan atau kumparan diputar di dekat magnet.

Sebagai contoh dari aplikasi prinsip ini adalah sistem pengapian pada mesin sepeda motor, di mana listrik yang dihasilkan akan dibagi untuk sistem pembakaran dan sumber menyalakan lampu bohlam.



Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi GGL induksi antara lain:


1#. Kecepatan Putaran atau Gerak Magnet

Semakin cepat gerak maupun putaran magnet, maka akan semakin besar pula GGL induksi yang dihasilkan pada ujung - ujung kumparan.


2#. Kekuatan Medan Magnet

Semakin kuat medan magnet (gaya tarik magnet), maka akan semakin besar pula GGL induksi yang dihasilkan pada ujung - ujung kumparan.


3#. Jumlah Lilitan Kawat

Makin banyak jumlah lilutan kawat yang dibuat, maka semakin besar pula GGL induksi yang dihasilkan pada ujung - ujung kumparan.

Terakhir diperbarui : 31 Oktober 2018
No Comment