Skip to main content

follow us

Dampak utama pemanasan global - Setelah pada kesempatan sebelumnya kita membahas tentang 4 penyebab utama pemanasan global, maka pada kesempatan ini akan Admin lanjutkan pembahasan tentang 5 contoh dampak utama pemanasan global.

Fokuskan pikiran dan mari kita pahami perlahan pembahasan berikut ini.


Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa pemanasan global menimbulkan dampak serius bagi kehidupan makhluk hidup di bumi, yang ruang lingkupnya meliputi lingkungan bio-geofisik.

Pemanasan global mengakibatkan perubahan lingkungan bio-geofisik seperti memelehnya es di Kutub, kenaikan permukaan air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan intensitas hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna, dan lain sebagainya.

Berikut adalah 5 dampak utama pemanasan global yang terjadi di lingkungan kita.


1#. Menghasilkan Cuaca Ekstrim

Para ilmuwan memperkirakan bahwa, selama pemanasan global daerah bagian utara dari belahan belakang (Nilotherm hemisphere) akan memanas lebih dari daerah - daerah lain di bumi.

Akibat dari kondisi tersebut, gunung - gunung es mencair dan daratan akan memgecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan kutub utara tersebut.

Daerah - daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair.

Musim tanam juga akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akam cenderung untuk meningkat.

Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata - rata sekitar 1% untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan.


Beruang kutub kurus dan kelaaran akibat pemanasan global
(sumber: images google)



2#. Tingginya Permukaan Air Laut

Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut.

Pemanasan global juga akan mencairkan banyak es di kutub, teerutama di sekitar Greenland, yang lebih memperbanyak volume air laut.

Tinggi permukaanaut di seluruh dunia telah meningkat 10-1825 ° cm selama abad ke-20. Para ilmuwan IPCC pun memprediksi peningkatan lebih lanjut 9-88 cm dan haijan. Perubahan tinggi permukaan air laut akan sangat mempengaruhi kehidupan.


3#. Masalah Bidang Pertanian dan Perkebunan

Manusia mungkin berqnggapan bahwa bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, namun hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat.

Bagian selatan negara Kanada sebagai contohnya, mungkin akan mendapatkan keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam.

Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung - gunung yang jauh dapat dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) pada musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami akan mencair sebelum puncak - puncak bulan masa tanam.


4#. Masalah Terhadap Hewan dan Tumbuhan

Hewan dan tumbuhan menjafi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini, karena sebagian besar lahan telah diambil alih manisia.

Dalam keadaan pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke daerah dataran yang lebih tinggi (pengunungan).

Tumbuhan pun akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Namun, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan tersebut.

Beberapa spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota - kota atau lahan - lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu akan secara cepat berpindah menuju kutub, yang mungkin juga akan musnah.


5#. Mengurangi Tingkat Kesehatan Manusia

Di bumi dengan kondisi cuaca yang hangat ini, para ilmuwan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas.

Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis, seperti penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya akan semakin meluas. Hal ini diakibatkan karena mereka dapat berpindah ke daerah yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka.

Saat ini, para ilmuwan memprediksi sekitar 45% penduduk dunia tinggal di daerah yang menyebakan mereka dapat digigit oleh nyamuk pembawa parasit malaria.

Persentase ini kemungkinan besar akan meningkat menjadi 60% jika temperatur atau cuaca di bumi terus menerus meningkat. Penyakit - penyakit tropis lainnya juga akan menyebar, seperti malaria, demam dengue, demam kuning, dan encephalitis.

Para ilmuwan juga memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernapasan, karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan, spora mold, dan serbuk sari.


Demikianlah sedikit uraian pembahasan tentang 5 contoh dampak utama dari pemanasan global bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan di bumi.

Terakhir diperbarui: 29-03-2018

Comment Policy: Silakan berkomentar sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info