Kisi - kisi UN dan USBN 2019 Tingkat SMP-SMA
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Coba Anda perhatikan tumbuhan yang ada di sekitarmu.

Tentunya keadaan tumbuhan tersebut berbeda - beda. Ada yang berdaun lebar, panjang, pendek, bulat, dan sebagainya.

Semua itu menunjukkan perbedaan pada struktur tumbuhan.

Nah, apa saja yang termasuk struktur tumbuhan?

Apa fungsi dari bagian - bagian pada struktur tumbuhan?

Alat tubuh tumbuhan disebut juga organ. Tumbuhan tingkat tinggi memiliki organ yang terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.

Perbedaan bentuk dan fungsi antara organ yang satu dengan yang lainnya menunjukkan perbedaan struktur penyusun organ tumbuhan tersebut.



A). Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Tumbuhan memiliki suatu sistem yang bertujuan untuk menjalankan fungsi hidup tumbuhan.

Fungsi hidup tumbuhan tergantung pada kemampuannya melakukan fotosintesis yang ditunjang oleh berbagai sistem lain.

Pada setiap sistem ditunjang oleh beragam jaringan dengan fungsi berbeda namun saling menunjang.


Penyusun Jaringan Tumbuhan

Tumbuhan hanya terususun atas tiga jaringan, yaitu:
#1. Jaringan Kulit
#2. Jaringan Dasar
#3. Jaringan Pengangkut


Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan


Penjelasan:

#1. Jaringan Kulit
Disebut juga sebagai jaringan Epidermis, yang tersusun atas sel - sel epidermis.

Sesuai namanya, jaringan kulit terdapat pada bagian luar tumbuhan (bagian akar, batang, dan daun).

Jaringan kulit berfungsi sebagai pelindung jaringan lain pada tumbuhan.


#2. Jaringan Dasar
Merupakan jaringan yang tersebar di seluruh bagian tubuh tumbuhan, baik pada akar, batang, daun, buah, ataupun biji.

Bagian dari jaringan dasar ada 3, yaitu: Jaringan Parenkim, Kolenkim, dan Sklerenkim.

a). Jaringan Parenkim
Merupakan sel - sel yang hidup pada tumbuhan dewasa, yang fungsi utamanya adalah sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

b). Jaringan Kolenkim
Merupakan jaringan yang berfungsi sebagai penyokong tumbuhan.

Sel kolenkim ditandai dengan dinding sel yang tebal.

c). Jaringan Sklerenkim
Merupakan jaringan yang berfungsi juga sebagai penyokong tumbuhan.

Dinding sel jaringan sklerenkim lebih keras dibandingkan dengan kolenkim.

Hal ini disebabkan karena pada dinding sel kedua lebih tebal dibandingkan dengan lapisan pada jaringan kolenkim.

Sklerenkim banyak terdapat pada bagian batang dan tulang daun. Sifatnya yang keras, menyebabkan sklerenkim berfungsi sebagai pelindung biji atau buah dari luar seperti pada biji kenari atau tempurung kelapa.


#3. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut terdiri atas pembuluh tapis (Floem) dan pembuluh kayu (Xylem).

Sel pada jaringan pembuluh tapis memiliki dinding sel yang melintang dan memiliki pori, sehingga hampir seperti ayakan.

Pori pada pembuluh ini merupakan sarana untuk sitoplasma agar dapat mengalir dari satu sel ke sel yang lainnya.

Sel tanaman berasal dari pertumbuhan dan perkembangan meristem, yang kemudian berkembang menjadi beragam jenis sel. Sel - sel tersebut kemudian membentuk jaringan sesuai kesamaan bentuk dan fungsinya.

Meristem erletak pada bagian tubuh tumbuhan yang merupakan pusat pertumbuhan seperti pada lembaga, ujung akar, kuncup, dan kambium. Lembaga atau disebut juga embrio, juga memiliki meristem yang membentuk jaringan - jaringan lainnya.

Tumbuhan terdiri atas organ pokok akar, batang, dan daun. Sedangkan bunga dan buah bukan merupakan organ pokok, karena selain tidak semua tumbuhan memiliki bunga atau buah, bunga dan buah merupakan cabang yang berubah bentuk dan pertumbuhannya terbatas. #Materiipa11

Terakhir diperbarui: 12-11-2018
No Comment