Pembahasan Struktur dan Fungsi Organel Sel

Pembahasan Struktur dan Fungsi Organel Sel

Pembahasan Struktur dan Fungsi Organel Sel

Apa saja organel - organel sel? Bagaimana struktur dan fungsi masing masing organel sel?

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang struktur dan fungsi organel sel. Baca dan pahami ulasan materi berikut.



A. Struktur dan Fungsi Organel - organel Sel
Sel merupakan unit fungsional dan struktural dari suatu makhluk hidup. Sel tersusun atas bagian - bagian, yang masing - masing struktur dan fungsinya berbeda.

Berikut ini adalah struktur dan fungsi dari beberapa organel sel.


1). Membran Sel (Plasmalema)
Membran sel tersusun atas molekul - molekul protein, lapisan senyawa lemak (fosfolipid), air, karbohidrat, dan sedikit kolesterol.

Setiap senyawa lemak, tersusun atas gugus lipid dan fosfat. Gugus lipid dari fosfolipid bersifat tidak suka air (hidrofobik), sedangkan gugus fosfat bersifat suka air (hidrofilik).

Gugus lipid sering disebut ekor dan gugus fosfat disebut kepala. Setiap fosfolipid akan saling berpasangan sehingga membentuk dua lapisan (bilayer) fosfolipid yang saling berlawanan.

Molekul - molekul protein dari membran sel terbagi menjadi dua, yaitu protein integral (intrinsik) dan protein perifer (ekstrinsik).

>> Protein integral merupakan protein yang terletak menembus lapisan lipid. 
>> Protein perifer merupakan protein yang hanya menempel pada permukaan fosfolipid tersebut.

Struktur membran sel ini dikemukakan menjadi teori mosaic cair (fluid mosaic model) oleh dua orang ilmuwan, yaitu Jonathan Singer dan Garth Nicolson.


Struktur dan fungsi organel membran sel
Struktur dan fungsi organel membran sel


Dengan struktur yang sedemikian kompleks, membran sel memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut:

#1. Membentuk suatu batas yang fleksibel (tidak mudah robek).

#2. Membungkus dan melindungi sel.

#3. Menyeleksi zat - zat apa saja yang dapat masuk ke dalam sel dan apa yang harus ke luar dari sel. Dengan kata lain, membran sel dapat dilalui oleh zat - zat tertentu. Sifat membran sel ini dinamakan "Selektif Permeabel".


2). Inti Sel (Nukleus)
Organel pertama yang diteliti oleh para ilmuwan adalah inti sel (nukleus). Nukleus adalah struktur berbentuk bulat dan biasanya terletakdi tengah sel. Nukleus merupakan bagian terpenting bagibkehidupan sel, sebab nukleus mengendalikan seluruh aktifitas sel.

Nukleus dibatasi oleh dua lapisan membran yang disebut membran inti. Membran inti memiliki struktur yang mirip dengan membran sel. Membran inti memiliki pori - pori yang hanya bisa dilalui oleh substansi tertentu.

Fungsi dari membran inti adalah sebagai pelindung nukleus dan sebagai tempat pertukaran zat antara materi inti dan sitoplasma.


Nukleus memiliki 3 bagian dalam yaitu:

#1. Cairan Inti (Nukleoplasma)
Cairan inti merupakan suatu cairan kental berbentuk seperti jeli. Cairan inti inti mengandung senyawa kimia yang sangat kompleks. Selain itu, di dalam cairan inti terdapat enzim, ion, protein, dan nukleotida.

#2. Anak Inti (Nukleolus)
Nukleolus adalah suatu struktur berbentuk bulat yang tersusun atas filamen - filamen dan butiran - butiran. Secara kimiawi, anak inti mengandung DNA, RNA, dan protein. Fungsi dari nukleolus adalah membantu dalam sintesis ribosom.

#3. Kromatin (Benang Kromosom)
Kromatin adalah struktur berupa benang - benang halus yang mengandung DNA (deoxyribonuleic acid). DNA merupakan bahan atau substansi genetik dari suatu organisme. Pada saat pembelahan sel, kromatin akan memendek dan melingkar membentuk kromosom.


3). Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan yang berada di antara membran sel dan inti sel. Sitoplasma tersusun atas cairan koloid kompleks tempat beredarnya organel - organel sel dan substansi sel yang tak hidup.

Di dalam sitoplasma berlangsung beberapa proses metabolisme sel, seperti sintesis protein dan respirasi sel. Di dalam sitoplasma terdapat organel - organel seperti mitokondria, ribosom, retikulum endoplasma, badan golgi (apparatus golgi), lisosom, dan mikrobodi.


Berikut penjelasan masing - masing organel tersebut.


1. Mitokondria
Mitokondria mengandung enzim yang dapat melepaskan energi dalam  bentiuk makanan pada proses respirasi sel. Oleh karena itu, mitokondria sering disebut sebagai "Power House" atau "Pabrik Energi" dari sel.

Setiap mitokondria memiliki dua lapisan membran, yaitu membran dalam dan membran luar. Membran dalam pada mitokondria berbentuk lipatan - lipatan yang disebut krista.

Adapun membran luar membatasi mitokondria dengan sitoplasma. Antara membran dalam dan membran luar mitokondria terdapat ruangan yang disebut matriks.


2. Ribosom
Ribosom merupakan organel berbentuk butiran - butiran yang tersusun atas RNA (Ribonucleic acid) dan protein. Ribosom berfungsi sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein. Di dalam sitoplasma, ribosom ada yang menempel pada retikulum endoplasma dan ada yang bebas.

Ribosom yang menempel pada retikulum endoplasma berfungsi menyintesis protein - protein untuk disekresikan ke ke luar sel. Adapaun ribosom yang bebas berfungsi menyintesis protein untuk keperluan sel itu sendiri.


3. Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma (RE) merupakan organel sel yang terdiri atas membran -membram yang terusun paralel. RE memiliki rongga - rongga (sisterna) yang berbentuk pipih dan tubulus. Sisterna ini menghubungkan membran inti dengan membran sel.

Retikulum endoplasma terdiri atas dua jenis, yaitu RE kasar dan RE halus.

>> RE kasar adalah RE yang permukaannya ditempeli oleh ribosom.

>> RE halus adalah RE yang permukaannya tidak ditempeli oleh ribosom.


Fungsi dari RE adalah menyediakan enzim - enzim di sepanjang RE, berperan dalam transportasi berbagai zat, pwmbwntukan fosfolipid, kolesterol dan karbohidrat serta membentuk jaringan citovitari (sistem sirkulasi intraseluler).


4. Badan Golgi (Apparatus Golgi)
Apparatus golgi tersusun atas tumpukam kantung pipih. Organwl ini ditemukan oleh seorang ilmuwan Italia bernama Camilo Golgi. Apparatus golgi membentuk vesikula (kantong) yang akan membawa zat - zat yang dihasilkan oleh retikulum endoplasma kasar dan halus menuju membran sel.

Zat - zat yang dihasilkan oleh RE biasanya berupa protein. Di dalam RE, protein tersebut mengalami perubahan - perubahan lebih lanjut. Apparatus golgi biasanya berjumlah banyak dan aktif pada sel - sel sekresi, seperti pankreas dan kelenjar ludah.


5. Lisosom
Beberapa vesikula yang berasal dari Apparatus golgi tetap berada di sitoplasma. Bagian inilah yang disebut dengan lisosom.

>> Lisosom adalah organel yang berbentuk oval dan bulat yang dilapisi oleh satu lapis membran.

Lisosom mengandung enzim yang dapat mencerna polisakarida, fosfolipid, lipid dan protein. Selain itu, lisosom juga berperan dapat mencerna dan menguraikam organel sel yang tua atau telah rusak?

Adapaun fungsi lain dari lisosom adalah berperan dalam proses kematian sel (autolisis).

Lisosom dibagi menjadi dua macam, yaitu lisosom primer dan lisosom sekunder.

>> Lisosom primer merupakan lisosom yang baru dibentuk.

>> Lisisom sekunder merupakan lisosom yang telah ikut dalam proses pencernaan sel. Contoh lisosom sekunder adalah lisosom primer yang telah bergabung dengan vakuola fagositik.


6. Mikrobodi
Mikrobodi merupakan organel dengan struktur yang mirip dengan lisosom. Contoh mikrobodi adalah peroksisom. Peroksisom merupakan organel yang mengandung banyak enzim katalase (enzim yang berfungsi menguraikan senyawa beracun peroksida H2O2).

Hasil penguraian peroksida oleh peroksisom tersebut berupa air dan oksigen. Pada hewan, peroksisom banyak terdapat di dalam hati dan ginjal. Sedangkan peroksisom yang hanya terdapat pada tumbuhan disebut glioksisom. Fungsi dari glioksisom adalah mengoksidasi lemak, dan organel ini banyak ditemukan di dalam jaringan lemak pada biji yang sedang berkembang.

Terakhir diperbarui: 29-03-2018
No Comment