Pembahasan Materi Sistem Reproduksi Manusia (Organ Reproduksi Wanita)

Pembahasan Materi Sistem Reproduksi Manusia (Organ Reproduksi Wanita)

Pembahasan Materi Sistem Reproduksi Manusia (Organ Reproduksi Wanita)

Bagaimana sistem reproduksi pada wanita? Apakah sama dengan sistem reproduksi pria? Pembahasan berikut ini akan membantu kalian dalam mencari jawabannya.

Seorang wanita sebenarnya telah memiliki alat reproduksi yang lengkap, namun belum berfungsi sepenuhnya.

Alat reproduksi ini akan berfungsi sepenuhnya saat seorang wanita telah memasuki masa pubertas (baligh).



A. Organ - organ Reproduksi Wanita
Secara umum, sistem reproduksi pada wanita berbeda dengan pria (secara fisiologis dan fisiologis). Organ - organ reproduksi wanita terdiri atas ovarium, tuba fallopi, uterus (rahim), serviks, vagina, dan vulva.

Berikut penjelasan singkat mengenai  oragan - organ tersebut:


1). Ovarium
Ovarium disebut juga indung telur. Terletak di sebelah kanan dan kiri rongga perut bagian bawah.

Ovarium akan meproduksi ovum (sel telur) apabila wanita telah dewasa dan mengalami siklus menstruasi. Setelah sel telur masak secara fisiologis, maka akan dikeluarkan dari ovarium dan terjadilah ovulasi.


Pembahasan Sistem Reproduksi Manusia (Organ Reproduksi Wanita)
Pembahasan Sistem Reproduksi Manusia (Organ Reproduksi Wanita)
(sumber: images google)

Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari ovarium. Secara normal, ovulasi terjadi setiap 28 hari sekali.

Namun, apabila seorang wanita telah menikah dan memiliki keturunan, biasanya siklus menstruasi akan berubah - ubah sesuai dengan kondisi fisiologis wanita tersebut.


2). Tuba Fallopi
Tuba fallopi disebut juga dengan saluran indung telur atau istilah lainnya adalah oviduct. Tuba fallopi merupakan saluran sepasang saluran yang berada di sebelah kanan dan kiri rahim yang panjangnya sekitar 10 cm.

Saluran ini menghubungkan rahim dengan ovarium melalui fimbria. Ujung yang satu dari tubba fallopi akan bermuara di rahim, sedangkan ujung yang lain merupakan ujung bebas dan terhubung ke dalam rongga abdomen (perut).

Ujung yang bebas berbentuk seperti umbai dan bergerak bebas. Ujung ini disebut fimbria (infundibulum), fungsinya untuk menangkap sel telur pada saat dilepaskan oleh ovarium.

Dari fimbria, telur digerakkan oleh rambut - rambut halus yang terdapat di dalam sluran telur menuju ke dalam rahim.


3). Uterus (Rahim)
Uterus atau rahim memiliki peran yang besar dalam reproduksi wanita. Rahim ini berperan sangat penting saat mestruasi hingga melahirkan.

Bentuk rahim seperti buah pear, berongga, dan berotot. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat untuk perkembangan embrio mulai tahap implantasi (menempelnya zigot pada dinding rahim), kemudian menjadi embrio sampai proses melahirkan.

Dinding rahim memiliki banyak pembuluh darah, sehingga dindingnya menebal ketika terjadi kehamilan seiring dengan tumbuh dan berkembangnya janin.

Rahim terdiri atas 3 lapisan, yaitu sebagai berikut:

a). Lapisan Parametrium
Merupakan lapisan paling luar yang berhubungan langsung dengan rongga perut.

b). Lapisan Miometrium
Merupakan lapisan tengah yang berfungsi mendorong janin (berkontraksi) ke luar pada proses persalinan.

c). Lapisan Endometrium
Merupakan lapisan bagian dalam rahim tempat menempelnya zigot (sel telur yang telah dibuahi). Lapisan ini terdiri atas lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.


4). Serviks (Mulut Rahim)
Serviks disebut juga mulut rahim, berada di bagian terdepan dari rahim dan menonjol ke dalam vagina, sehingga berhubungan dengan bagian vagina.

Serviks memproduksi cairan berlendir. Pada waktu mendekati ovulasi, cairan berlendir yang disebut mukus ini menjadi banyak, serviks menjadi elastis dan licin.Hal ini untuk memudahkan sperma mencapai uterus.

Serviks yang berdinding tebal ini akan menipis dan membuka pada saat proses persalinan dimulai.


5). Vagina
Vagina merupakan saluran yang elastis dengan panjang sekitar 8 sampai 10 cm dan berakhir di rahim.

Vagina dilalui darah saat pada menstruasi dan merupakan jalur lahir. Karena terbentuk dari otot, vagina bisa melebar dan menyempit.

Kemampuan ini sangat membuat kita takjub dan semakin mengagumi kekuasan Tuhan YME atas kesempurnaan manusia. Terbukti pada saat melahirkan, vagina bisa melebar seukuran bayi yang melewatinya.

Pada bagian ujung yang terbuka, vagina ditutupi oleh selaput tipis yang dikenal dengan hymen, atau populer sebut juga selaput dara.


6). Vulva
Vulva merupakan daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri atas mons pubis, labia, klitoris, daerah ujung luar vagina, dan saluran kemih.

>> Mons pubis merupakan gundukan jaringan lemak yang terdapat di bagian bawah perut. Daerah ini dapat dikenali dengan mudah karena tertutup oleh rambut pubis.

>> Labia merupakan lipatan berbentuk bibir yang terletak di dasar mons pubis. Labia terdiri atas dua bibir, yaitu bibir luar dan bibir dalam. Bibir luar disebut labia mayora, merupakan bibir yang tebal dan besar. Sedangkan bibir dalam disebut labia minora, merupakan bibir tipis dan kecil yang menjaga jalan masuk ke vagina.

>> Klitoris terletak di bagian pertemuan antara kedua labia minora dan dasar mons pubis. Ukurannya sangat kecil sebesar kacang polong, penuh dengan sel saraf sensorik dan pembuluh darah.

Terakhir diperbarui: 29-03-2018
No Comment