Skip to main content

follow us

Mempublikasikan hasil penelitian sangat penting dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Mengapa demikian?

Hal ini disebabkan karena publikasi hasil penelitian sangat berguna dan membantu untuk kemajuan serta perkembangan dalam bidang sains.

Saintis (ilmuwan) biasa mempubikasikan hasil karya ilmiahnya dalam bentuk jurnal, buku, atau media elektronik seperti internet dalam bentuk soft file.

Selain itu, para ilmuwan juga biasa melakukan pertemuan dalam suatu form dan saling mempelajari hasil penelitian ilmuwan lainnya.

Di forum tersebut terjadi pertukaran informasi, bahkan saling koreksi untuk mengetahui apakah hasil penelitiaanya sudah mendekati kesempurnaan (layak) atau belum.

Nah, bagaimana susunan laporan penelitian itu?


Pada dasarnya, karya ilmiah memiliki sistematika yang berurutan, yaitu terdiri atas pendahuluan, kajian teori, metodologi penelitian, hasil, dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.

Mari kita pahami uraian dari sistematika penulisan laporan ilmiah tersebut.



Cara mempublikasi hasil (membuat laporan) penelitian


A). Pendahuluan

Pendahuluan berisi latar belakang penelitian, yaitu alasan mengapa seorang peneliti memilih tema dan manfaat dari penelitian tersebut.

Pendahuluan juga berisi tujuan penulisan untuk menerangkan kepada sesama penyelidik mengenai maksud dari pembuatan penelitian.

Di dalam pendahuluan ini juga dituiskan hipotesis dan pembatasan masalah yang hendak diselidiki.


B). Kajian Teori

Pada bab kajian teori ini berisi tentang menjelasadan teori yang berhubungan dengan penelitian, yang dijelaskan secara lebih spesifik dan mengandung literasi untuk bahan penguat teori maupun hipotesis dari penelitian yang akan dilakukan.


C). Metodologi Penelitian

Dalam metodologi penelitian, kita menjelaskan tentang alat - alat dan berbagai bahan yang digunakan, termasuk menuliskan waktu, tempat, cara analisa data, dan prosedur kerja yang biasanya digambarkan dalam bentuk skema.

Dalam menuliskan metodologi penelitian ini, langkah yang tepat adalah menjelaskan konsep sedetail mungkin. Karena apabila ditulis detail, orang lain dapat membaca dan memahami apa yang dilaporkan oleh peneliti.


D).  Hasil dan Pembahasan

Pada bagian hasil dan pembahasan ini, hal yang dilakukan adalah menganalisa data yang diperoleh dari prektikum, baik yang dilakukan di Laboratorium maupun di Lapangan.

Data yang dimaksud adalah berupa angka statistik, tabel, grafik, dan diagram yang ditampilkan sebagai data konkrit serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Setelah data dianalisa, maka selanjutnya adalah dijelaskan secara rinci, sistematis dan sedetail mungkin, namun mudah dipahami oleh para pembaca.

Dengan demikian, informasi hasil penelitian yang dipublikasikan oleh peneliti dapat dipahami dan diterima terutama oleh kalangan pelajar, mahasiswa maupun pembaca pada umumnya.


E). Kesimpulan dan Saran

Setelah data dianalisa dan dijelaskan secara rinci, maka selanjutnya adalah menarik kesimpulan.

Sehingga, dapat didefinisikan bahwa kesimpulan merupakan jawaban dari hasil pengujian hipotesis melalui tahapan percobaan.

Pada bagian ini juga dituliskan saran yang berhubungan dan bersifat membangun untuk kesempurnaan hasil penelitian yang dilakukan.

Sebagai contohnya adalah memberikan sebuah saran untuk dilakukan penelitian lanjutan atau rekomendasi dari hasil penelitian lainnya.

Sehingga, hasil penelitian tersebut dapat menjadi sebuah acuan yang dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainnya untuk informasi pendukung dan pengembangan ilmu pengetahuan alam.


Demikian beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam mempublikasikan hasil penelitian. Semoga materi ini dapat membantu kalian dalam melakukan penyusunan sebuah laporan pengamatan maupun penelitian di jenjang SMA - MA. #Materiipa14

Terakhir diperbarui: 12-11-2018

Comment Policy: Silakan berkomentar sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info